Anjing Liar Positif Rabies Serang Dua Warga di Jembrana Bali, Pemkab Vaksinasi 21 Hewan

Table of Contents

Jembrana, jurnal asia-

Seekor anjing liar yang belakangan dinyatakan positif rabies menyerang dua warga di Banjar Sumbersari, Desa/Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, dalam satu hari. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (24/10/2026). 

Kedua korban diserang pada waktu berbeda, yakni pagi dan sore hari. Serangan pertama menimpa Ni Ketut Sutari. Anjing dewasa berwarna putih abu-abu itu menggigit bagian kaki korban. Setelah kejadian tersebut, Sutari mendapat penanganan berupa suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Namun, anjing liar tanpa pemilik itu kembali menyerang warga lain pada sore harinya. Kali ini, korbannya adalah Ni Putu Sekarini yang mengalami gigitan di bagian wajah. Karena luka berada di bagian tubuh berisiko tinggi, Sekarini mendapat penanganan berupa Serum Anti Rabies (SAR).

Hasil Pemeriksaan Laboratorium Pastikan Anjing Positif Rabies Setelah menyerang dua warga, anjing liar tersebut menjalani pemeriksaan laboratorium di Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar. Hasil pemeriksaan memastikan hewan penular rabies (HPR) tersebut positif rabies. 

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, membenarkan hasil pemeriksaan tersebut. 

"Nggih, positif rabies (anjing yang serang dua warga Melaya)," kata Sugiarta dikutip dari Tribun Bali, Jumat (30/10/2026). Kepastian tersebut memperkuat dugaan awal bahwa anjing liar yang menyerang kedua warga telah terjangkit rabies.

Pemkab Jembrana Vaksinasi 21 Hewan Sebagai tindak lanjut setelah kejadian, petugas kesehatan hewan (Keswan) menerjunkan tim untuk melakukan vaksinasi rabies darurat di Banjar Sumbersari. 

Vaksinasi tersebut berlangsung dua hari setelah serangan dan menyasar 21 hewan penular rabies (HPR). Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 ekor merupakan anjing, sedangkan satu ekor lainnya adalah kucing. 

Sugiarta mengatakan, vaksinasi darurat dilakukan untuk mencegah penyebaran rabies setelah anjing yang menyerang dua warga dipastikan positif terjangkit penyakit tersebut. 

"Dua hari pasca kejadian, kita sudah lakukan vaksinasi rabies emergency di Sumbersari. Semoga kasusnya tidak meluas lagi," pungkasnya.

Posting Komentar