Pria di Surabaya Diduga Bacok Teman Kerja Pakai Samurai, Terduga Pelaku Masih Buron

Table of Contents

Surabaya, jurnal asia - 

Seorang pria bernama Teguh (26) diduga menjadi korban pembacokan oleh teman kerjanya berinisial M. Anwar Musaddad (20). Peristiwa itu terjadi pada Senin (21/9/2026) malam. Hingga saat ini Anwar disebut masih belum ditemukan.

Kasus itu telah dilaporkan ke Polsek Tegalsari, Surabaya, pada Selasa (22/9). Istri korban, Indah, mengunggah informasi mengenai kejadian itu melalui akun Threads @indahws15_ pada Kamis (29/10) .

Dalam unggahannya, Indah meminta bantuan warganet untuk menemukan keberadaan Anwar. Ia menyebut terduga pelaku masih kabur meski perkara tersebut telah ditangani polisi.

"REK TULUNG REK !! AREK IKI BURON !!
Laporan wis mlebu nang Polsek Tegalsari SBY, tapi pelakune jenenge M. Anwar Musaddad KABUR sampe saiki.
Lek dulur-dulur Suroboyo ngerti, weruh, opo kenal arek iki, tulung info nang Polsek Tegalsari opo DM aku langsung.
Matur nuwun sanget wong apik 🙏," demikian tulis Indah dalam unggahannya.

Indah menjelaskan, peristiwa itu bermula dari perselisihan antara suaminya dan Anwar yang merupakan teman kerja. Menurutnya, perselisihan tersebut berkaitan dengan masalah pekerjaan.

Pada Senin (21/9), Anwar yang sebelumnya telah pulang sekitar pukul 19.00 WIB disebut kembali ke tempat kerja sekitar pukul 22.00 WIB dengan membawa senjata tajam jenis samurai sepanjang sekitar 50 sentimeter.

"Memang ada pertikaian sama suamiku, tapi saya nggak nyangka kalau dia membawa sajam," kata Indah saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (30/10/2026).

Indah mengatakan, Anwar kemudian menantang Teguh untuk berduel. Suaminya berusaha melarikan diri tetapi terjatuh karena mengenakan sepatu pantofel.

Saat itulah, Anwar diduga membacok Teguh. Korban mengalami luka di bagian lengan kanan saat berusaha menangkis serangan yang mengarah ke tangan dan kepalanya.

Penyidik Pembantu Polsek Tegalsari Surabaya, Bripka Hendra Kurniawan mengatakan laporan dugaan penganiayaan itu telah diterima polisi pada Selasa (22/9/2026).

"Perkara ini sudah masuk ke penyelidikan," kata Hendra.

Perkara itu kini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi masih menghadapi kendala dalam mengungkap kasus tersebut karena belum mendapatkan petunjuk yang cukup terkait keberadaan terduga pelaku.

Sementara itu, Indah mengatakan barang bukti senjata tajam telah diamankan di Polsek Tegalsari. Menurutnya, tidak ada rekaman CCTV di lokasi kejadian dan penanganan perkara mengandalkan keterangan saksi mata.

Sumber: detik.com

Posting Komentar